Lanjutan Tiga Tahap 4-6 Strategi Content Marketing Untuk
Usaha Online
Pada pembahasan artikel sebelum mengenai 1-3 konten marketing yang diyakini
pasti meningkatkan usaha online anda (contohnya lapaklarismanis.com klik), maka kita akan melengkapi tiga strategi
content marketing tersebut dengan tambahan 3 (tiga strategi lagi), bagi yang
belum yang menyimak artikel sebelumnya silakan klik disini.
4. Memahami strategi penciptaan
konten
Congratulations! Anda telah melewati metode perencanaan
konten.
Sekarang saatnya memulai.
Dalam fase perencanaan di atas, kita telah mengumpulkan
banyak konsep konten berdasarkan versinya.
Permasalahnnya, konten mana yang anda dahulukan?
Penciptaan konten itu
tidak mudah, apalagi kalau potensi (dana serta SDM) anda ala kadarnya.
Karena dari itulah ini
yang perlu diperhatikan.
Gambar segita ini :
Dilihat dari metode pembuatannya, konten pengenalan memiliki
tingkat kesukaran paling rendah dibandingkan dengan konten penjualan yang mempunyai tingkat kesukaran
tertinggi.
Karena dari itu besarannya
menyesuaikan tingkat kesulitan.
Selain dari itu untuk
usaha online, kaya yang telah dijelaskan
tadi, konten pengenalan serta branding sebaiknya lebih banyak ketimbang
penjualan.
Ini disebabkan sesuai akan asas content marketing dimana anda
layak lebih banyak melaksanakan edukasi dan menyelesaikan persoalan kalau dibandingkan dengan menjual.
Ini perlu kita perhatikan:
Content branding serta
penjualan bakal berdampak langsung ke penjualan. Kualitasnya LAYAK
TINGGI apalagi yang dipakai dalam usaha
online.
Sedangkan konten pengenalan layak dibuat agar bisa jadi populer.
Satu
soal lagi…
…kita dan anda ingin agar
beberapa orang yang singgah ke konten
penjualan pada akhirnya berkeinginan membeli barang pada usaha online kita (apakah
langsung ataupun tidak).
Maka, dari konten pengenalan di alirkan link seperti ini:
Pada konten
pengenalan anda ditemukan link mengarah ke konten branding. Maksudnya supaya orang-orang
mengetahui bahwa anda memiliki sesuatu untuk mereka.
Apabila tidak, maka sebagian besar bakal langsung angkat
kaki tanpa sadar bahwa kita menjual sesuatu.
Mengenal model-model
konten
Semenjak dini artikel ini saya bahas mengenai konten, akan tetapi mungkin beberapa
dari kita masih berpendapat konten sama dengan artikel.
Sedangkan artikel itu salah satu model konten,
dan konten tidak cuma artikel.
Ini model-model konten dalam usaha online:
- eBook
- Video
- Webinar
- Post di
social media
- Slide
presentasi
- Artikel
blog
- Infografis
- Action
list/lembar kerja
- Tool
(biasanya berupa program/app)
- Template
- Studi
kasus/analisa
Pada umumnya, konten pengenalan dalam usaha online itu adalah artikel, video, serta social media.
Model konten seperti studi
kasus, eBook, infografis, serta yang lainnya sebenarnya lebih sulit diciptakan daripada
artikel simple, akan tapi amat efektif jika
anda manfaatkan sebagai konten branding.
Beberapa metode terkait penciptaan konten
Karena penciptaan konten memiliki bagiannya sendiri, akan
jadi panjang kali lebar seandainya dibahas dalam sebuah artikel ini. Maka saya
akan membahasnya pada kesempatan yang akan datang seperti :.
Artikel-artikel yang bermanfaat
untuk membuat konten menarik serta teroptimasi misalnya.
- Mencari topic konten gunanya untuk memperoleh konten yang banyak penggemarnya.
- Panduan SEO untuk melaksanakan optimasi agar
memperoleh peringkat yang cukup baik pada
mesin pencari
- Pembuatan judul konten menggambarkan salah satu elemen terpenting
untuk konten
- Metode KTP dalam menciptakan konten berkualitas
- Elemen pemicu popularitas untuk membuat konten yang popular
Artikel diatas sangat membantu banyak dalam sukses tidaknya
usaha online anda
5. Lakukan penyaluran
konten
Banyak dari mereka terutama pelaku usaha online yang beranggap
tahap 4 (empat) sudah selesai.
Seandainya kita
sekarang di era tahun 2008 sih wajar,
karena saat itu cuma ada segelintir konten pada internet.
Akan tetapi sekarang, ada 2 (dua) juta konten baru setiap hari yang dikeluarkan
Sepertinya mustahil konten anda dapat ditemukan kalau tidak
anda yang aktif untuk menyalurkan konten itu.
Nah ini kita akan membahas tahapan menyalurkan konten dalam
usaha online:
Pastikan anda te;ah memiliki konten yang berkualitas. Mendistribusikan
konten yang belum berkualitas malah akan
mempertaruhkan reputasi anda
Masuk ke alat bantu seperti google analystic
Sediakan system dalam
“mendatangkan” pembaca, lakukan email list building
Paling akhir, inilah intinya: pelajari metode pendistribusian
konten secara benar.
6. Takar dan analisa hasil pekerjaan
Masih ada lagi. Langkah penghabisan.
Dengan cara apa agar anda dapat mengetahui kinerja konten kita? Dengan langkah apa anda dapat memperbaiki kinerja yang kurang baik?
Dengan anda memepergunakan
alat ukur dalam mendapatkan nilai-nilai
yang berpengaruh.
Semua hal yang kita lakukan dalam pemsaran usaha online layak
terukur. Begitu juga dalam content marketing.
Jadi kalau kita belum
mempelajari alat ukur, segera pelajari
dan praktekan.
Yang paling mudah dan free yaitu Google Analystics (Pada
kesempatan lain saya akan membahasnya).
Apa yang kita mestinya takar?
Tergantung jenis kontennya. Karena setiap konten mempunyai
tujuan yang berbeda-beda, hingga hasil yang kita mohonkan juga berbeda-beda.
Ukuran keberhasilan dalam konten pengenalan usaha online:
- Besaran
visitor
- Besaran
share ke social media
- Besaran
acklink
- Barometer
keberhasilan untuk konten branding:
- Besaran
subscriber
- Tingkat
tranformasi pelanggan
- Banyaknya
follower pada akun jejaring social media
Ukuran keberhasilan pada konten penjualan usaha online:
- CTR
menuju landing page/halaman penjualan
- Penghasilan
- Tingkat
tranformasi penjualan
- ROI,
perbandingan antara biaya yang keluar dalam
konten dengan pendapatan yang diperoleh
dari konten tersebut.
Itulah beberapa contoh yang bisa anda ukur, serta hampir semuanya dapat diketahui menggunakan Google
Analytics.
Tanpa mengetahui ini artinya anda buta dengan bisnis anda
sendiri.
Silahkan hubungi email kami [email protected] bila
ada yang ingin ditanyakan, demikian sharing “Lanjutan Tiga Tahap 4-6 Strategi
Content Marketing Untuk Usaha Online” semoga dapat bermanfaat bagi kita semua,
serta seperti biasa mohon untuk dapat di share ke tempat lain, terimakasih
Lanjutan Tiga Tahap 4-6 Strategi Content Marketing Untuk Usaha Online
Pada pembahasan artikel sebelum mengenai 1-3 konten marketing yang diyakini pasti meningkatkan usaha online anda (contohnya lapaklarismanis.com klik), maka kita akan melengkapi tiga strategi content marketing tersebut dengan tambahan 3 (tiga strategi lagi), bagi yang belum yang menyimak artikel sebelumnya silakan klik disini.
4. Memahami strategi penciptaan konten
Congratulations! Anda telah melewati metode perencanaan konten.
Sekarang saatnya memulai.
Dalam fase perencanaan di atas, kita telah mengumpulkan banyak konsep konten berdasarkan versinya.
Permasalahnnya, konten mana yang anda dahulukan?
Penciptaan konten itu tidak mudah, apalagi kalau potensi (dana serta SDM) anda ala kadarnya.
Karena dari itulah ini yang perlu diperhatikan.
Gambar segita ini :
Dilihat dari metode pembuatannya, konten pengenalan memiliki tingkat kesukaran paling rendah dibandingkan dengan konten penjualan yang mempunyai tingkat kesukaran tertinggi.
Karena dari itu besarannya menyesuaikan tingkat kesulitan.
Selain dari itu untuk usaha online, kaya yang telah dijelaskan tadi, konten pengenalan serta branding sebaiknya lebih banyak ketimbang penjualan.
Ini disebabkan sesuai akan asas content marketing dimana anda layak lebih banyak melaksanakan edukasi dan menyelesaikan persoalan kalau dibandingkan dengan menjual.
Ini perlu kita perhatikan:
Content branding serta penjualan bakal berdampak langsung ke penjualan. Kualitasnya LAYAK TINGGI apalagi yang dipakai dalam usaha online.
Sedangkan konten pengenalan layak dibuat agar bisa jadi populer.
Satu soal lagi…
…kita dan anda ingin agar beberapa orang yang singgah ke konten penjualan pada akhirnya berkeinginan membeli barang pada usaha online kita (apakah langsung ataupun tidak).
Maka, dari konten pengenalan di alirkan link seperti ini:
Pada konten pengenalan anda ditemukan link mengarah ke konten branding. Maksudnya supaya orang-orang mengetahui bahwa anda memiliki sesuatu untuk mereka.
Apabila tidak, maka sebagian besar bakal langsung angkat kaki tanpa sadar bahwa kita menjual sesuatu.
Mengenal model-model konten
Semenjak dini artikel ini saya bahas mengenai konten, akan tetapi mungkin beberapa dari kita masih berpendapat konten sama dengan artikel.
Sedangkan artikel itu salah satu model konten, dan konten tidak cuma artikel.
Ini model-model konten dalam usaha online:
- eBook
- Video
- Webinar
- Post di social media
- Slide presentasi
- Artikel blog
- Infografis
- Action list/lembar kerja
- Tool (biasanya berupa program/app)
- Template
- Studi kasus/analisa
Pada umumnya, konten pengenalan dalam usaha online itu adalah artikel, video, serta social media.
Model konten seperti studi kasus, eBook, infografis, serta yang lainnya sebenarnya lebih sulit diciptakan daripada artikel simple, akan tapi amat efektif jika anda manfaatkan sebagai konten branding.
Beberapa metode terkait penciptaan konten
Karena penciptaan konten memiliki bagiannya sendiri, akan jadi panjang kali lebar seandainya dibahas dalam sebuah artikel ini. Maka saya akan membahasnya pada kesempatan yang akan datang seperti :.
Artikel-artikel yang bermanfaat untuk membuat konten menarik serta teroptimasi misalnya.
- Mencari topic konten gunanya untuk memperoleh konten yang banyak penggemarnya.
- Panduan SEO untuk melaksanakan optimasi agar memperoleh peringkat yang cukup baik pada mesin pencari
- Pembuatan judul konten menggambarkan salah satu elemen terpenting untuk konten
- Metode KTP dalam menciptakan konten berkualitas
- Elemen pemicu popularitas untuk membuat konten yang popular
Artikel diatas sangat membantu banyak dalam sukses tidaknya usaha online anda
5. Lakukan penyaluran konten
Banyak dari mereka terutama pelaku usaha online yang beranggap tahap 4 (empat) sudah selesai.
Seandainya kita sekarang di era tahun 2008 sih wajar, karena saat itu cuma ada segelintir konten pada internet.
Akan tetapi sekarang, ada 2 (dua) juta konten baru setiap hari yang dikeluarkan
Sepertinya mustahil konten anda dapat ditemukan kalau tidak anda yang aktif untuk menyalurkan konten itu.
Nah ini kita akan membahas tahapan menyalurkan konten dalam usaha online:
Pastikan anda te;ah memiliki konten yang berkualitas. Mendistribusikan konten yang belum berkualitas malah akan mempertaruhkan reputasi anda
Masuk ke alat bantu seperti google analystic
Sediakan system dalam “mendatangkan” pembaca, lakukan email list building
Paling akhir, inilah intinya: pelajari metode pendistribusian konten secara benar.
6. Takar dan analisa hasil pekerjaan
Masih ada lagi. Langkah penghabisan.
Dengan cara apa agar anda dapat mengetahui kinerja konten kita? Dengan langkah apa anda dapat memperbaiki kinerja yang kurang baik?
Dengan anda memepergunakan alat ukur dalam mendapatkan nilai-nilai yang berpengaruh.
Semua hal yang kita lakukan dalam pemsaran usaha online layak terukur. Begitu juga dalam content marketing.
Jadi kalau kita belum mempelajari alat ukur, segera pelajari dan praktekan.
Yang paling mudah dan free yaitu Google Analystics (Pada kesempatan lain saya akan membahasnya).
Apa yang kita mestinya takar?
Tergantung jenis kontennya. Karena setiap konten mempunyai tujuan yang berbeda-beda, hingga hasil yang kita mohonkan juga berbeda-beda.
Ukuran keberhasilan dalam konten pengenalan usaha online:
- Besaran visitor
- Besaran share ke social media
- Besaran acklink
- Barometer keberhasilan untuk konten branding:
- Besaran subscriber
- Tingkat tranformasi pelanggan
- Banyaknya follower pada akun jejaring social media
Ukuran keberhasilan pada konten penjualan usaha online:
- CTR menuju landing page/halaman penjualan
- Penghasilan
- Tingkat tranformasi penjualan
- ROI, perbandingan antara biaya yang keluar dalam konten dengan pendapatan yang diperoleh dari konten tersebut.
Itulah beberapa contoh yang bisa anda ukur, serta hampir semuanya dapat diketahui menggunakan Google Analytics.
Tanpa mengetahui ini artinya anda buta dengan bisnis anda sendiri.
Silahkan hubungi email kami [email protected] bila ada yang ingin ditanyakan, demikian sharing “Lanjutan Tiga Tahap 4-6 Strategi Content Marketing Untuk Usaha Online” semoga dapat bermanfaat bagi kita semua, serta seperti biasa mohon untuk dapat di share ke tempat lain, terimakasih